Jumat, 30 April 2010

30 Hari Mencari Cinta (?)

Siapa bilang, cinta bisa dicari dalam 30 hari? :)
***
Ini 'permainan' iseng antara aku, my kakak, dan akhirnya melibatkan adek kecil yg centil itu. Aku dan my kakak bikin tantangan (gak serius siih..), apakah kami bisa cari cinta lain dlm waktu sebulan?! hehe...
Trus, si adek kecil tau, dan malah balik menantangku! Aku sudah menduga akan kalah dlm pertantangan ini, tp its oke...seru juga menantang hati untuk jatuh hati dlm 30 hari! hehehe... (ketawanya yg miris yaaa :p ).

So, hari ini date close nya, daaann....masih jomblo aja tuh!:( huhuhu.....
Aku belum nanyain gimana my kakak, but i hope...he loser too! wkwkwk....
***
Nggak ada ukuran waktu untuk sebuah perasaan...
Benci, cinta, rindu....semua bisa terjadi dan hilang secepat kilat.
Tak ada yang bisa memalsukan hati,
Jadi kubiarkan ia mencari jalannya sendiri...
And i feel good...really good!:)

Selamat mencinta, teman!;)

Jumat, 23 April 2010

Lelaki maya

Dia indah.
Seem so me!:)
Semoga kami berjodoh!
Amiin ;)

Senin, 12 April 2010

Markus Palsu dan Pembicara Buruk ??

Seorang teman bertanya ttg kasus markus palsu di TV One. Dia 'gelisah' dengan Pers jaman sekarang. Sama resahnya dengan email seorang teman, yg merasa nggak sreg dengan narasumber di program Indahnya Islam - Trans7 yang dipandu Tukul, karena dinilai 'liberal'. Kedua temanku bertanya padaku, karena aku kerja di tv, katanya :).
Meskipun kedua permasalahan itu tidak berhubungan langsung dengan apa yang aku kerjakan di tv ini, baiklah aku menjawabnya sebisaku:)
Tentang 'Markus Palsu'.
Sampai aku menulis ini, yang kutahu belum ada kepastian, siapa yang menipu - siapa yang ditipu. Maksudku, apakah si Andris (yg dikira markus) yg benar, ataukah TV One yg jujur. Jadi baiknya kita tetap pada prinsip praduga tak bersalah;>
Lalu temanku bertanya, "kalau memang si Andris adalah markus, kenapa nggak bilang atau tanya sama polisi? Kenapa nggak saling kerjasama biar aman negeri ini?"
Teman, dalam UU Pers, narsum itu dilindungi. Jadi, segawat apapun polisi mendesak pers, ya nggak bakal dibocorin! Sama juga kaya Polisi yg punya rahasia suatu perkara, nggak mungkin juga ia bocorin ke media, kan?:)
Kalau narsum nggak dilindungi, nggak akan ada orang yang mau diwawancara pers, jadi tinggal gimana bisanya aparat memberdayakan segala kemampuan untuk menangkap mereka yg perlu ditangkap. Kalau pers ikut2an menangkap penjahat, apa bedanya dengan polisi? hehe... Kami tidak punya kapasitas untuk itu. Biarlah Pers 'bebas' dari tekanan pihak manapun. Kalau pernah mendengar ada yang nggak 'bebas' , anggaplah itu oknum! hehe...
Tentang Pembicara di Indahnya Islam.
Temanku resah, karena katanya track record si ibu pembicara 'nggak bagus' menurut dia dan orang2 yang sepemahaman dengannya, terutama ttg pandangannya akan orang2 penyuka sejenis (homo).
Meskipun kami bersaudara, tapi tetap saja aku nggak tau 'dapur'nya Trans7 :). Kebetulan, wiken kemarin aku sempat menonton acara itu. Nothing wrong...
Maksudku, apa yang disampaikan si ibu itu wajar dan masih pantas. Apa yang perlu ditakutkan? Atau anggaplah karena saat itu bukan tema 'penyuka sejenis' yang dibahas, berarti nggak ada alasan untuk memboikot acara itu jg toh? Kalau pun nggak suka, tinggal ganti channel atau matikan saja tv nya. Apakah karena kita berbeda pendapat / pemahaman akan satu hal, lantas kita harus bermusuhan? Apakah dg begitu maka orang lain sudah pasti lebih buruk dibanding kita? C'mon....ini Indonesia. Kita negara majemuk, dengan banyak suku, agama, ras ...
Saya menghargai kekhawatiran teman saya itu, mungkin saja saya yang kurang paham dengan 'bahaya' yang mengancam, tapi saya selalu punya keyakinan, Tuhan nggak akan membiarkan hal buruk menang atas hal baik ;). Waspada boleh, paranoid jangan! hehe...
Isi televisi sebenarnya hanya industri. Baik-buruknya semua tergantung pemirsa. Seperti halnya pasar, kami (tv) adalah etalase segala macam barang, anda berhak memilih yang terbaik menurut anda, yang jelek silakan ditinggalkan...jangan mudah terbujuk rayuan pedagang! ;)

Sabtu, 10 April 2010

CINTA OH CINTA!

"Apakah kamu sayang sm Sheila?"
"Waduh...gimana ya, Sheila wanita yg kuat...hebat...bla..bla...anyway, Rini jg wanita hebat!"
Sepenggal wawancara infotainment dg Anjie 'Drive' di TV.

Bukan kapasitas siapapun utk memberi label benar - salah atau jagoan - pecundang buat Anjie. Masyarakat, khususnya pemirsa tv, sudah bisa menilainya sendiri.
Tidak mudah berada di posisi Anjie, Sheila, maupun Rini. Dan tidak ada orang yg menginginkan keadaan seperti itu. Saya sendiri sbg pemirsa tv hanya bisa ikut berempaty dg kisah mereka. Kalau saja mereka bukan public figure, pasti semua akan menganggapnya biasa saja, toh cerita seperti itu memang banyak terjadi di sekitar kita, bukan?!
Tapi saya suka dg jawaban Anjie, yg tidak langsung meng-iya-kan atau men-tidak-kan ttg perasaannya terhadap Sheila. C'mon....cinta dan sayang itu proses. Anjie jujur utk hal ini. Sheila juga cukup bijak dengan tidak memaksa Anjie menikahinya, karena dia tau...hati Anjie bukan untuk dia, dan hatinya juga bukan untuk Anjie. Mereka melakukan kesalahan? Mungkin... toh, manusia tak luput dari khilaf. Daripada menikah hanya untuk status, trus cerai...(ingat kisah Ariel, Sarah Amalia, dan Luna Maya?) mendingan menunggu orang yang tepat bukan?? Cinta nggak bisa bohong, teman!:)
Tadi pagi, lihat KD mengungkapkan 'kejujuran' ttg kisah cintanya di tv. Rupanya sekarang pada nyadar ya, kejujuran bagaimanapun pahitnya tetap lebih baik daripada kebohongan yang disimpan :). Paling nggak, bikin hati tenang karena tidak memunculkan kebohongan2 baru (?).
Kalau tau bakalan runyam, pastilah Anjie, KD atau yang lainnya akan berpikir seribu kali untuk berlaku seperti itu. Tapi andaikan mereka sadar sepenuhnya akan runyam pun, bisa aja mereka tetap berlaku begitu. Balik lagi yang namanya manusia, nggak bakal belajar kalau nggak ngalamin langsung! hehe.... Intinya, selalu ada celah buat yang namanya salah, menghampiri kita. Itu fitrah! Kalau mau suci, pastilah kita ini malaikat semua. Kalau kita bisa tahan godaan, barulah hebat namanya :).
Ah, cinta....selalu punya banyak cerita. Gimana dengan kisah cintamu, teman? :)

Jumat, 09 April 2010

Am I good, enough?

Karakter orang berdasar bulan kelahiran... Cancer; Pemaaf tapi tidak mudah melupakan. Hemmm.....
***
Hari ini seru, buatku pribadi. Ngantor tapi 'mampir' dulu ke Semanggi, nonton Hachiko sendirian. Yeah, alone! :D It's fun! I can do anything by my self!!! :p
Selesai nonton, masih sempet 'nyamber' satu kemeja hitam yg kalau kupakai nanti pasti kweeren! hehe...
Dan hari ini, im not working at all. Selingan diskusi sama temen ttg project impian sambil ngopi sore, berlanjut dg baca 'Creative Junkies' nya Yoris yg tinggal sedikit lagi. Hemm...nikmatnya kalau nggak sibuk.. :)
***
Aku tidak sedang marah pada siapapun. Tidak juga pada adek kecil yg merasa ku-ambek-i. Tapi, entahlah kenapa sedang tak ingin semua orang ku-ramah-i, termasuk adek kecil! (hihihi...biar lah dia 'kelimpungan' merayuku bilang rindu segala..hueekk!! haha...).
***
Kekanakan sih, tapi cancer emang begitu, perasa sekali. Mudah kecewa, meski mudah juga semangatnya. Makanya, karena aku sudah bukan anak2 lagi, maka selalu coba kuredam semua yg kelihatannya negatif itu dengan 'diam'. Biarin deh dibilang ngambek ato apa, yg penting gak ngamuk ato mewek di depan orang :(
***
Rumit ya, menjadi dewasa?! Atauu..sebenarnya seperti apa dewasa itu?
Tiba-tiba aku merasa belum pantas untuk ini itu. Tiba2 menjadi belum siap untuk ini itu. Tiba2 menjadi takut untuk ini itu. Tiba2 ingin meringkuk di pelukan ibu dan tidur, baru bangun besokannya trus berangkat sekolah. Yeahh, sekolah..bukan bekerja. Bukan sebagai orang yg sudah harus dewasa. Am I good enough?

Senin, 05 April 2010

FIKSIMINI DI SINI

'Mainan baru' yang bernama twitter, menjadi asik ketika ada #fiksimini sebagai bahan tweetnya:) 140 karakter huruf menjadi tantangan bagi siapapun yg ingin 'bercerita' dalam #fiksimini. Bahkan sekarang, #fiksimini memiliki tema yang berganti setiap harinya. Fenomena unik yang akhirnya bisa melahirkan pencerita-pencerita baru yang tadinya 'malu-malu' :). Okey, mari kita ber-fiksimini di sini!;>
#fiksimini :
"Aku ingin seperti lelaki lainnya dlm hidupmu, yg berani jujur saat smua terlanjur." Berpuluh tahun kemudian, ia berhadapan dg jasad kaku wanita yg dicintainya, dan tak bicara sepatah kata pun. "Ini terlalu terlanjur", gumamnya.
#fiksimini :
Dia menungguku di ujung waktu. Aku menunggunya di gerbang rindu. Kami tak pernah bertemu.
#fiksimini :
Cincin yang melingkar ini milik dua laki-laki; suamiku dan suami khayalanku. Mereka adalah orang yg sama.
#fiksimini :
Suaranya gemetar menatap sosok hitam di hadapannya, "Apa maumu?". "Kamu!" "Aku tak punya apa-apa!" "Kamu punya lampu! Jangan matikan, karena aku akan sirna." Namun, sosok hitam itu hilang, ketika PLN benar2 membuat pemadaman bergilir.
#fiksimini :
"Kenapa mengikutiku?" "Karena aku bayanganmu, bodoh!" "Bukankah tak ada cahaya di sini, bagaimana kau bisa ada?" "Oh, kalau begitu aku hantu."
#fiksimini :
Acara lamaran dimulai. Keluarganya membawa seserahan utk meminang. Aku melirik gadis muda di sampingku. Diam-diam, aku menangis bahagia.... 25 tahun lalu, aku yang dipinang.
#fiksimini :
Anak kecil itu girang bukan kepalang mendapat ibu baru! Segera ia turuti kemauan si ibu, utk berganti pakaian, memakai gincu, dan tidur bersebelahan dengan lelaki baik yg memberi uang segepok ke ibu. Ia kira, itu juga bapak barunya.
#fiksimini :
Akhirnya, menara Eiffel itu di depan mata! Dia menemuiku utk memenuhi janji. Janji untuk menjadi majikanku di kota romatis ini.
#fiksimini :
"Sini kucium!" "Nggak mau!" "Kenapa?" "Karena ini cuma mimpi!" "Siapa bilang? Ini fiksimini, kok!"
Hahahahaaa..... udah gak ada ide lagi, kapan2 dilanjutin yeee!!! :p