Kamis, 06 Januari 2011

SUATU SENJA DI JAKARTA


Tersendat-sendat motorku melaju dikepadatan lalu - lintas Jakarta, sore ini. Sebentar lagi waktu berbuka puasa. Semua orang tampak terburu-buru. Sudah hampir satu jam dan baru seperempat perjalanan yang bisa kutempuh. Duh, semoga nggak telat. Kulirik jam di pergelangan tangan, sudah waktunya buka puasa. Mampir beli minum dulu ah. Tapi baru mau buka tutup botol air minum kemasan, pengendara yang di belakang sudah ngelakson terus. Hhh...baik laahh...


Untungnya, perempatan lampu merah setelah mal itu tidak lama dan kemacetan segera terurai. Fiuuhh! Bisa ngebut juga. Aku mau menjumpai kekasihku.


***


"Hai"

"Hai! Maaf telat"

"It's okey. Makan yuk!"

Teh manis panas dan Jeruk hangat. Kami bicara soal film, musik, pekerjaan, trend masyarakat, lelucon garing...semuanya. Dia pacar yang asik.

"Filmnya mau mulai, tuh. Masuk yuk!" Dia meraih tanganku dan menggenggamnya. Hangat. Aku suka.


***


Teetttt...teeeett....teeeetttt...!!!

Alarm BB berbunyi dengan nada yang sama. Waktu yang sama. Yang kulakukan pun sama, mematikannya dan tidur lagi.

Hoooohhh...pengen mimpi lagi... :))


*siangbolongsaatmengenangyangtakbolehdikenang*


1 komentar:

  1. setuju pke teh manis panas klo utk buka puasa, menu poaling melegakan.

    BalasHapus